HERPES
oleh : Redaksi [ 2007-10-27 03:53:32 ]
Herpes sering juga disebut sebagai panyakit kelamin. Padahal, virus Herpes simplex tidak hanya menyerang kelamin, tapi dapat juga Herpes Dapat Juga Menyerang Mulut
menyerang mulut, meskipun secara ilmiah herpes memang termasuk penyakit menular seksual.
Penyakit herpes disebabkan oleh virus, yaitu Herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau Herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Gejalanya yaitu berupa luka pada kulit yang terkena virus, dan disertai dengan?rasa nyeri serta panas, kemudian diikuti dengan lepuhan seperti luka bakar dan demam. Lepuhan-lepuhan kulit yang menjadi ciri khas herpes akan mengelupas dengan atau tanpa pengobatan. Terkadang penderita tetap merasa nyeri dan panas meskipun lepuhan-lepuhan itu sudah kering dan mengelupas. Hal itu disebabkan karena virus herpes menyerang bagian saraf.
Pada beberapa kasus, herpes genital biasanya tidak menunjukkan gejala sehingga penderita tidak mengetahui bahwa ia mengidap herpes. Gejala awal dari herpes genital, antara lain:
- Rasa gatal dan terbakar di daerah genital atau anal
- Rasa sakit di sekitar kaki, pantat atau daerah genital
- Keluarnya cairan dari vagina
- Adanya perasaan seperti tertekan di daerah perut
Penularan herpes dapat terjadi melalui kontak kulit dengan penderita. Jika seseorang mempunyai herpes di mulutnya kemudian ia mencium orang lain, maka orang itu dapat terkena herpes pula. Jika ia melakukan oral seks, maka?herpes tersebut dapat menular ke kelamin, walau kemungkinan menularnya lebih kecil dibandingkan jika terjadi kontak antar kelamin (hubungan seksual). Virus herpes mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang menyukai daerah mulut dan ada pula yang menyukai bagian kelamin.
Cara pengobatan herpes yaitu dengan memberikan obat antiviral. Obat itu bertujuan untuk meringankan rasa sakit. Penderita biasanya juga mendapatkan obat anti nyeri dan panas, serta obat luar seperti bedak dan salep, juga zat pendukung seperti vitamin.
Penyakit herpes tidak dapat disembuhkan. Pengobatan hanya berperan agar virus tersebut ditekan sehingga tidak aktif kembali dan membentuk semacam kristal di dalam tubuh, dan menunggu kesempatan untuk muncul lagi. Infeksi herpes dapat kambuh?jika ada suatu faktor pendorong (trigger factor). Infeksi herpes yang kambuh tersebut tidak separah seperti infeksi herpes yang pertama, karena pada tubuh?penderita sudah terdapat antibodi. (UKS – MIN )
Orange Color
Blue Color
Red Color
Green Color