DEMAM TIFOID
oleh : Redaksi [ 2007-06-08 23:01:59 ]
Gejala khasnya ,demam yang makin meninggi di waktu alam dan kemudian mereda pada pagi harinya. Demamnya bisa berlangsung lebih dari seminggu.
Gejala lainnya adalah lidah tampak kotor (bagian tengahnya berwarna putih,sementara pinggirnya merah)
,lemas,pusing, sakit perut,mencret atau malah sembelit,mual berat,san bisa sampai muntah. Kalau sudah parah atau jika bakteri sudah masuk otak, anak akan kejang-kejang, tak sadarkan diri, koma beberapa saat, bahkan bisa meninggal.
Demam pada tifus datang perlahan. Di siang penderita bisa terlihat segar namun di sore hari dan malam hari muncul demam.Suhu tubuh di hari pertama bisa saja hanya menunjukkan 36-37 derajat C, namun makin hari akan semakin tinggi. Pada hari ke 3 atau ke-4,penderita baru terlihat sakit karena setelah 24-72 jam kuman telah mencapai organ hati, kandung empedu,limpa,sumsum tulang dan ginjal. Di hari ke 7 suhu tubuh penderita bisa mencapai 40 derajat C.
Masa inkubasi atau masuknya kuman/ virus ke dalam tubuh manusia samoai timbul gejala awal penyakit ,rata-rata berlangsung antara 7-14 hari.Pada masa awal ini akan timbul gejala yang tidak spesifik, seperti tak enak badan, lesu,sakit kepala,dan lemas. Itulah mengapa, dimasa awal itu,dokter sulit membedakan dengan penyakit demam lainnya bila tak melakukan pemeriksaan laboratorium dan biakan kuman dari darah penderita.
Di akhir masa inkubasi, terjadi pelepasan endotoksin yang menyebar ke seluruh tubuh dan menimbulkan gejala tifoid. Oleh sebab itu,puncak penyakit ini biasanya terjadi pada akhir minggu pertama. Sedangkan setelah minggu ke dua,gejalanyakian jelas disertai demam tinggi yang terus-menerus dan tidak lagi naik turun.
BISA KAMBUH LAGI
Demam tifoid adalah infeksi mendadak yang disebabkan bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini hidup di sanitasia yang buruk,seperti lingkungan kumuh,makanan,minuman yang tidak higienis. Dia masuk ke tubuh melalui mulut, lalu menyerang tubuh terutama saluran cerna.
Bila demam tifoid masih terbilang ringan ,istilahnya gejala tifus atau paratifus,cukup dirawat di rumah .Dokter akan menyarankan banyak istirahat,banyak minum,dan obat antibiotic yang diberikan harus dihabiskan.
Sayangnya,diagnosa demam tifoid pada anak-anak cukup sulit dilakukan . Pada sejumlah anak mengeluh mual, pusing,atau suhu tubuhnya tinggi. Anak hanya bisa rewel atau menangis. Pemeriksaan laboratorium pin kerap sulit dilakukan karena anak umumnya meronta jika harus diambil darahnya.
Meski jarang ,dapat pula terjadi tifus yang berat, dalam keadaan ini penderita diharuskan menjalani rawat inap di rumah sakit. Biasanya selama 5-7 hari harus terus berbaring. Setelah melewati hari-hari itu ,proses penyembuhan dilanjutkan dengan memobilisasi bertahap. Hari pertama anak didudukkan 2x15 menit, lalu meningkat 2x30 menit di hari kedua, dan seterusnya . Baru kemudian belajar jalan.
Yang jelas, pengobatan demam tifoid harus menyeluruh dan tuntas. Kalau tidak,kelak dapat kambuh kembali. Selain itu ,jika demam tifoid sudah tergolong berat ,akan sulit diobati apabila sudah terlanjur terjadi komplikasi. Misalnya,bakteri sudah membuat usus bocor (perforasi) sehingga timbul perdrahan ketika buang air besar (BAB). Usus pun sudah sulit sekali mencerna makanan karena selaputnya sudah terinfeksi (peritonitis),sehingga harus dioperasi.
Serangan lainnya adalah ke paru-paru yang membuat penderita sulit bernafas. Yang lebih parah ,jika bakteri sudah masuk ke otak. Anak akan kejang-kejang,tak sadarkan diri,bahkan koma beberapa saat. Jadi ,jangan sepelekan demam tifoid dan rawat anak baik-baik jika terserang penyakit ini.
PENCEGAHAN
Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terkena penyakit demam tifoid !!!
→ Sediakan air minum yang memenuhi syarat ,misalnya tak menggunakan air mentah untuk diminum,melainkan masak hingga mendidih (100 derajat C)
→ Biasakan mengkonsumsi makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya.
→ Sarana buang air besar harus memadai agar tak terjadi penularan dari pengidap kuman salmonella typhi.
→ Bila di rumah banyak lalat,basmi hingga tuntas agar tak menghinggapi makanan (lalat bisa menjadi perantara perpindahan kuman ke makanan).
→ Apabila mampu lakukan vaksinasi/
MAKANAN YANG DIANJURKAN
SEMUA jenis makanan boleh dikonsumsi penderita demam tifoid.Yang penting,makanannya lunak,mudah dicerna,mengandung cukup cairan,kalori.rendah serat,tinggi protein dan vitamin,serta tidak merangsang dan tidak menimbulkan banyak gas.
Dahulu,untuk kembali ke makanan normal,dilakukan secara bertahap bersam dengan mobilisasi. Misalnya hari pertama makanan lunak,hari ke-2 makanan lunak,hari ke-3 makanan biasa,dan seterusnya. Saat ini tidak begitu ketat,sepanjang anak tersebut dapat menerimanya.*******
Orange Color
Blue Color
Red Color
Green Color