Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

DEMAM DISERTAI GEJALA LAIN
oleh : Redaksi [ 2007-05-25 22:11:51 ]

INGAT , DEMAM BUKANLAH SUATU PENYAKIT TERSENDIRI,MELAINKAN HANYA SEKEDAR GEJALA.

DENGAN ADANYA GEJALA LAIN YANG MENYERTAI DEMAM,DOKTER DAPAT MENDIAGNOSA PENYAKIT YANG SEBENARNYA.

 

·        DEMAM DISERTAI NYERI PADA TENGGOROKAN,NYERI SAAT MENELAN,DAN MULUT BAU.

Biasanya ini gejala penyakit TONSILITIS (amamdel yang terinfeksi ).Minta anak membuka mulutnya lebar-lebar, nanti akan terlihat amandelnya tampak membesar dan kemerahan. Demam akibat amandel dapat mencapai angka 39-40 derajat C.

          Apabila penyebabnya bakteri ,maka dokter akan memberikan obat antibiotic yang sesuai dan obat kumur. Selain menganjurkan untuk makan makanan yang lunak serta banyak istirahat. Operasi [engangkatan amandel dilakukan apabila tonsillitis sudah kronik karena sudah sangat mengganggu.

 

DEMAM , HIDUNG BERAIR,BATUK,BADAN TERASA LEMAS,PERSENDIAN NGILU,AN SAKIT KEPALA.

Ini gejala khas penyakit INFLUENZA. Penyakit yang disebabkan virus ini,sangat cepat menular melalui udara yang tercemar oleh bersin dan batuk dari penderita flu. Paling kerap menyerang anak-anak di musim pancaroba,apalagi bila kondisi tubuhnya menurun. Itulah mengapa, salah satu cara untukmenghindarkan dari tertularnya dari penyakit ini dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui makanan bergizi.

          Jikapun si kecil tertular juga, minta ia untuk banyak istirahat dan tetap makan. Tambahkan lebih banyak vitamin C yang bisa diperoleh dari beragam buah. Untuk mengatasi demamnya (ukur suhu tubuhnya,berikan obat penurun panas). Jika dalam 2 – 3 hari demam tak juga turun, segera bawa ke dokter. Pasalnya,infeksi bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti rongga telinga tengah, pita suara(laringitis) ,rongga tulang muka (sinusitis), atau saluran pernafasan bagian bawah (bronchitis).

 

DEMAM BERKEPANJANGAN, ANAK SEMAKIN KURUS,TAMPAK LESU DAN TAK BERGAIRAH,KEMUDIAN MUNCUL BATUK DAN SERING KELUAR KERINGAT DI WAKTU MALAM.

 

Tak lain adalah gejala penyakit TB (Tuberkulosis) pada anak. Demam berkepanjangan merupakan gejala utamanya,bukan batuk. Berbeda dengan  TB pada orang dewasa (OD),justru muncul batuk yang berkepanjangan.

Yang dimaksud demam berkepanjangan adalah panas badan yang tak turun-turun kendati sudah diobati oleh berbgai obat penurun panas. Misal,satu bulan demam tinggi, adakalanya tak terlalu tinggi. Biasanya berkisar 38-39 derajat C.

Penyakit yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis ini, membuat anak jadi kurang berselera makan,sehingga berat badannya tak  mau naik,bahkan cenderung turun. Tak heran bila akhirnya menjadi semakin kurus,lesu ,dan tak bergairah.

Pada anak, TB merupakan penyakit yang ditularkan dari OD(orang dewasa). Anak menghirup udara yang mengandung kuman TB, dari droplet (butiran halus air ludah)OD pengidap TB yang terpercik ketika ia batuk. Karena itulah,jika sekitar rumah terdapat OD pengidap TB,orang tua harus waspada agar anaknya tak tertular.

Berbeda dengan TB pada OD, TB pada anak tak menular. Maksudnya,anak TB tak akan menularkan penyakit itu pada lingkungannya . Jadi,anak TB tak harue diisolir dari lingkungannya.

Dokter akan melakukan test MANTOUX untuk mendeteksi TB pada anak. Dilanjutkan dengan pemeriksaan darah serta foto rontgen paru-paru untuk menentukan ada tidak TB aktif. JIka aktif,dokter akan memberikan kombinasi obat anti TB yang diminum selama 6 bulan. Jika pasif,tentunya tak perlu diberi pengobatan !!!!

Upaya pencegahan dilakukan dengan pemberian imunisasi BCG, yang disuntikkan di bahu kanan. Biasanya imunisasi ini diberikan di usia 1-2 bulan,tak perlu diulang.

 

DEMAM DISERTAI PUSING,MUAL,PEGAL-PEGAL DI OTOT TERUTAMA OTOT LEHER,DAN BENGKAK DI BAWAH TELINGA.

 

Inilah gejala penyakit GONDONGAN (parotitis/ mumps)  Demamnya bisa mencapai 39.5 derajat C.Bengkak di bawah telinga juga bisa terjadi di bawah lidah sehingga tak terlihat . Bila demikian ,sulit bagi kita untuk mem perkira-kan apa yang menyebabkan anak demam dan pegal-pegal di otot leher.

Bengkak akan terasa nyeri,terlebih bila dipegang. Nyeri makin bertambah jika si penderita makan atau minum sesuatu yang bersifat asam,seperti jeruk. Nyeri akibatbengkak membuat anak kesulitan menelan.

Gondongan merupakan penyakit infeksi akut akibat virus,dan hanya akan menyerang satu kali,setelah itu anak akan kebal seumur hidup. Penyakit ini bisa sembuh sendiri tanpa diobati,tapi juga bisa menjadi berat dan lama, bahkan bisa sangat berbahaya jika menimbulkan komplikasi.

Komplikasi terjadi bila daya tahan tubuh rendah hingga tak sanggup melawan infeksi virus ini. Jika penyebaran virus sampai ke selaput otak, akan terjadi meningitis.Pada anak lelaki bisa terjadi orkitis (peradangan di testis),yang meski jarang,kelak dapat menurunkan tingkat kesuburan.

Karenanya anak tetap harus dibawa ke dokter meskipun gondongan bisa sembuh sendiri. Pengobatan diberikan sesuai gejala. Bila kondisi anak lemah,maka dokter dapat mempertimbangkan untuk memberi obat antibiotic dengan tujuan mencegah terjadinya infeksi bakteri yang disebabkan daya tahan tubuh rendah. Sementara bengkak dapat diatasi dengan kompres dingin ataupun hangat.

Gondongan merupakan penyakit yang sangat menular. Penularannya bisa melalui droplet ketika si penderita berbicara atau batuk,percikan air seni,peralatan makan dan minum,dan sebagainya.Pencegahan dilakukan dengan menghindari media penularannya.Disamping pemberian imunisasi MMR (Mumps,Morbilli,Rubella),

yang dilakukan anak berusia lebih 12 bulan.

 

BERAWAL DARI SUHU BADAN MENINGGI,BATUK PILEK,MUAL-MUAL DAN TAK NAFSU MAKAN . KEMUDIAN MUNCUL GEJALA BINTIL-BINTIL ATAU VISIKEL SEPERTI CACAR AIR DI DAERAH TANGAN, KAKI,DAN SELAPUT MUKOSA MULUT SEPERTI SARIAWAN.

 

Masih ingat dengan virus Singapura yang sempat bikin para orang tua was-waslantaran bisa mengakibatkan kematian?Penyakitnya dikenal dengan nama  penyakit tangan,kaki, dan mulut (PTKM)atau HFMD(Hand-foot-mouth Disease).virus penyebab penyakit ini ,utamanya adalah Enterovirus 71,kendati dalam beberapa kasus ditemukan juga Coxsackievirus A16.Masa inkubasi dari gejala awal hingga timbul bintil-bintil,berlangsung antara 3-30n hari.

Penyakit yang kerap menyerang anak usia di bawah 10 tahun,dengan usia balita yang terbanyak,termasuk pe-nyakit menular. Penularannya bisa melalui udara ataupun lewat kontak badan langsung dengan si penderita. Misal,saat terjadi kontak fisik ,bintil-bintilnya pecah dan mengeluarkan cairan yang lalu menempel di korban berikutnya. Bisa juga lewat makanan dan minuman.

Sebenarnya penyakit ini tak berbahaya apabila tak sampai komplikasi. Komplikasinya bisa ke paru-paru,otak dan ,jantung. Waktu yang dibutuhkan dari gejala awal sampai timbul komplikasi tergantung dari jumlah virus ,keganasan virus,dan daya tahan tubuh si anak..Ada anak yang setelah virusnya sampai paru-paru,12 jam kemudian meninggal.

Bila tak ada komplikasi,penderita tak perlu dirawat di RS,kecuali apabila anak tak dapat minum dan makan melalui mulut sama sekali . Saat ini belum ada pengobatan khusus untuk penyakit ini.Begitu juga tak ada vaksin yang dapat mencegahnya. Tetapi untuk mengurangi gejalanya bisa diberikan obat penurun demam. Penyakit ini biasanya akan sembuh sendiri dalam 7 hari.Untuk mencegah agar tak terjadi komplikasi yang mengarah pada keparahan,tingkatkan daya tahan tubuhnya dengan asupan nutrisi yang baik.

 

DEMAM TINGGI,KEJANG-KEJANG,DAN KESADARANMENURUN.

          Ketiga gejala ini menunjukkan kuman sudah masuk ke jaringan susunan saraf pusat. Pada anak,kasus infeksi jaringan saraf pusat yang paling sering dijumpai adalah MENINGITIS (RADANG SELAPUT OTAK) dan ENSEFALITIS(RADANG OTAK).Keduanya tergolong penyakit gawat,bisa mengakibatkan kematian.Jika pun sembuh,banyak yang mengalami kecacatan;dari gangguan penglihatan,pendengaran,kelumpuhan,emosi,tingkah laku,sampai keterbelakangan mental.TErgantung pada bagian otak mana yang mengalami kerusakan.

          Awalnya,gejala penyakit ini tak beda dengan penyakit sistemis akut. Sementara munculnya ketiga gejala diatas,tak bisa dipastikan kapan waktunya dan berbeda pada tiap anak. Bisa sehari atau dua harisetelah gejala awal.Pada kasus yang parah,tak sampai sehari,demam langsung meninggi,diikuti kejang-kejang,dan beberapa saat kemudian terjadi penurunan kesadaran.

          Itulah mengapa,bila anak mengalami demam,segera upayakan pertolongan (penanganan demam).Cepat tang-gap bila anak mengeluh sakit kepala atau ketika si bayi dan balita rewel dan menangis terus,serta gelisah. Begitupun bila muncul gejala mual,muntah,tampak mengantuk dan lemas,serta tak mau makan/menyusu. Jangan tunggusampai kejang,apalagi terjadi penurunan kesadaran;segera bawa anak ke dokter!!! Jika masih ringan dan kondisi fisiknya bagus,ada kemungkinan bisa sembuh,bahkan tanpa meninggalkan gejala sisa.

          Hal lain yang penting dilakukan ;beri imunisasi HiB (Hemophilus Influenzae type B),salah satu bakteri penyebab radang selaput otak,sejak si kecil berusia 2 bulan,kurangi kontak anak dengan orang dewasa yang sakit;dan jaga status gizi anak agar daya tahannya baik.***