Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

MENGHADAPI ANAK AGRESIF
oleh : Redaksi [ 2006-12-08 22:52:43 ]

     Agresif seringkali muncul pada masa kanak-kanak,dimana tingkah laku yang muncul berupa tingkah laku menyerang baik secara fisik maupun  verbal atau berupa ancaman yang disebabkan karena adanya rasa permusuhan.

Sebagian besar perilaku mengancam dan menyerang pada anak didefinisikan sebagai agresif.Bagi sebagian orang tua,sebuah perkelahian untuk memperebutkan mainan adalah sebuah tindakan agresif,sementara untuk sebagian yang lain adalah hal lumrah dalam rangka bersaing secara sehat.

     Penyebab agresif antara lain adalah (1) agresif sebagai reaksi emosi terhadap frustasi,misalnya dilarang melakukan sesuatu. (2) agresif karena perlakuan orang tua sehingga tingkah laku agresif mengalami penguatan.Hal ini bisa terjadi karena beberapa keluarga menghargai tindakan agresif. (3) agresif karena meniru dari orang tua atau lingkungan yang merupakan model paling efektif bagi anak,agresif terjadi karena mencontoh.

     Jenis agresif antara lain (1) letupan kejengkelan, (2) marah secara verbal, (3) menyerang dengan fisik, (4) mengancam, (5) tempertantrum, (6) merusak.

     Cara-cara yang bisa dilakukan para orang tua untuk mencegah tindakan agresif:

  1. Orang tua bersikap tegas.Agresif seringkali disebabkan kurangnya disiplin dari orang  tua.
  2.  Kehadiran anak diterima orang tua. Orang tua yang menolak anak tidak hanya gagal memberi afeksi tapi juga cenderung melakukan hukuman fisik yang keras.
  3. Kehangatan orang tua kurang dirasakan anak dan hukuman fisik yang berkepanjangan cenderung menghasilkan anak agresif,memberontak dan tidak bertanggung jawab.
  4. Orang tua membatasi tontonan yang memperlihatkan kekerasan. Acara televisi  yang mempertontonkan kekerasan seperti “smack down” merupakan sarana belajar tingkah laku agresif yang efektif, karena itu orang tua perlu melarang melihat tontonan tersebut pada anak.
  5. Meningkatkan rasa bahagia di dalam keluarga. Orang yang bahagia cenderung bersikap pada dirinya dan orang lain.
  6. Orang tua dan keluarga tidak bertengkar di depan anak.
  7. Ajak anak bergerak dan beraktivitas yang wajar sehingga terjadi pelepasan energi.Hal itu dilakukan dengan memberi anak kebebasan bermain di luar rumah atau ruang yang luas,bisa juga dengan mengajak berolah raga.
  8. Meningkatkan keterlibatan orang tua.Anak yang masih kecil butuh keterlibatan orang dewasa dalam aktivitasnya.Perhatian orang tua membuat anak tenang. 

Sedangkan cara untuk mengatasi tindakan agresif antara lain sebagai berikut:

  1. Reward atau ganjaran untuk tingkah laku yang diharapkan.Langkah pertama teknik ini adalah menangkap kapan anak bertingkah laku baik, kemuian berilah ganjaran untuk tingkah lakunya tersebut.
  1. Lingkungan hendaknya tidak memperdulikan tingkah laku agresif. Cara ini akan mengurangi tingkah laku agresif.

   3.   Orang tua mengajarkan tingkah laku dan keterampilan sosial.         

   4.   Menegakkan disiplin aturan harus jelas dan tanpa toleransi.(sumber:Ajaklah anak bicara,Dr.Iwan Prayitno)