Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

MEMBANTU SI KECIL ENGGAN BERANGKAT KE SEKOLAH
oleh : Redaksi [ 2008-08-28 04:56:37 ]

Sesekali anak malas sekolah adalah hal yang wajar. Tapi orangtua tetap harus bijak menyikapi sikap tersebut, agar anak tetap menyadari arti pentingnya sekolah. Sikap anak yang menunjukkan malas ke sekolah kerap membuat orangtua panik.

Untuk mengatasi sikap anaknya, banyak orangtua yang berusaha membujuk dengan iming-iming barang atau sesuatu yang disukai agar anaknya mau sekolah. Bahkan ada juga yang memarahi dan menghukum anak.

Memang kadang cara itu cukup efektif namun tidak menumbuhkan kesadaran anak akan pentingnya sekolah. Kalaupun anak berangkat juga, dia melakukannya dengan keterpaksaan karena takut dimarahi orangtuanya.

Menurut Psikolog Desi Adriana dari Growth Consultan, anak malas sekolah sesuatu yang wajar terjadi. Rasa malas itu bisa muncul kapan saja. Baginya terpenting yang harus dilakukan orangtua jika anaknya menunjukkan tanda-tanda enggan ke sekolah, seperti malas bangun pagi, tak mau mengerjakan PR, pura-pura sakit dan lainnya, jangan langsung dimarahi. Tapi harus cari tahu penyebab anak demikian. Sebab jika malas sekolah terus terjadi dan orangtua tak tahu penyebabnya bisa-bisa anak makin malas sekolah atau bahkan membenci sekolah.

Banyak manfaat jika orangtua tahu penyebab anak bosan sekolah, anda jadi bisa menangani dan menyadarkan mereka pentingnya sekolah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membangkitkan anak untuk mau sekolah lagi. Pertama cobalah beri gambaran pada anak bahwa sekolah sangat penting bagi kehidupanya kelak. Misalnya dengan mengatakan, "jika Adek ingin jadi dokter harus rajin sekolah, biar bisa mengobati mama kalau sakit."

Selain itu, orangtua juga bisa mengambarkan bahwa sekolah adalah kegitan yang menyenangkan. Contohnya dengan mengatakan, di sekolah kamu bisa bertemu dan bermain teman-teman. Dengan banyak teman kalau kamu kesulitan banyak yang menolong. Di sekolah juga ada tempat bermain yang asyik yang nggak kamu temui di rumah.

Turuti & Beri Peringatan

Kalaupun dengan tindakan itu, anak tetap berkeras tidak masuk sekolah. Meskipun terpaksa, menurut Desi sesekali orangtua boleh menuruti keinginannya. Sebab jika dipaksakan sekolah, mungkin anak jadi bete dan malah merasa sekolah tak menyenangkan. Namun sebelumnya harus diberikan peringatan tegas dengan mengatakan, "untuk kali ini mama kasih ijin kamu nggak masuk sekolah, tapi adek harus cerita kenapa nggak mau sekolah." Dengan cara tersebut, anak diberi kesempatan untuk mengutarakan alasannya, dan tidak hanya dipandang sebagai objek yang harus selalu menuruti apapun kemauan orangtua.

Apa penyebab anak malas/bosan sekolah?

Banyak hal yang penyebabnya. Misalnya karena beban pelajaran yang terlalu berat, terlalu banyak les, lingkungan sekolah yang tidak menyenangkan, jarak sekolah terlalu jauh dsbnya. "Banyaknya mata pelajaran dan PR bisa membuat anak nervous dan terbebani. Akibatnya ketika pulang sekolah anak sering terlihat uring-uringan dan tidak mau sekolah keesokan harinya."

Jika orangtua tahu penyebabnya adalah beban pelajaran yang berat, orang tua harus aktif mengetahui tugas apa saja yang diberikan guru pada anak. Periksalah kapan waktu penyerahan tugas yang ditentukan guru, bimbing dan koreksi anak dalam mengerjakan PR. Jika tahu penyebabnya kita bisa memberikan solusi terbaik buat anak. (Sumber: Indo family.net)