Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

BERBAGAI KELAINAN PADA KAKI ANAK
oleh : Redaksi [ 2008-06-05 05:01:52 ]

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana bentuk kaki anak Anda? Kaki yang mungil, kecil, dan menggemaskan, sehingga tidaklah terbayang bahwa pada suatu saat kaki yang mungil ini akan menjadi besar.

Akan tetapi dalam pertumbuhannya kaki seringkali mengalami kelainan. Kaki bentuk O dan X, telapak kaki datar, dan kelainan lain merupakan bawaan yang dapat dicegah bila saja Anda mengenalnya sejak dini.

Ketika dilahirkan, seorang bayi mempunyai telapak kaki yang rata. Telapak kaki yang rata ini terus berlanjut sampai ia bisa belajar berdiri sendiri dan berjalan.

Keadaan ini disebabkan karena otot-otot kaki dan jaringan-jaringan ikat yang menghubungkan tulang-tulang tersebut belum berkembang dengan sempurna, sehingga telapak kakinya agak turun.

Selain telapak kaki yang rata, anak kecil yang baru isa berjalan juga mempunyai bentuk kaki yang agak bengkok. Bentuk kaki yang bengkok ini erat hubungannya dengan sikap bayi ketika masih dalam kandungan.

Di dalam kandungan bayi berada dalam posisi di mana kedua tungkainya tertarik sedikit ke atas dengan telapak kaki saling berhadapan. Posisi ini terus bertahan sampai ia dilahirkan.

Oleh karena itu janganlah Anda terlalu sering membungkus bayi dengan seliimut tebal dan kencang, sehingga akan menghambat pergerakkan kakinya. Biarkan kaki bayi bebas bergerak. Gerakan kaki seperti menendang atau mengangkat kaki berguna untuk melatih otot kaki.

Kaki bentuk O atau X

Seringkali kita lihat anak berusia satu tahun mempunyai kaki berbentuk O yang kemudian berkemang menjadi bentuk X. Perubahan ini biasanya terjadi ketika anak berusia dua tahun atau tiga tahun.

Bentuk kaki X ini umumnya banyak di jumpai pada anak perempuan. Bentuk kaki X akan jelas terlihat bila anak berdiri tegak. Kedua lutut sebelah dalam saling bersentuhan satu sama lain, dan di antara pergelangan kaki sebelah dalam terdapat jarak dengan yang lainnya.

Bentuk kaki O dan X pada anak biasanya disebabkan karena keadaan tulang yang masih rawan. Bila anak tumbuh dengan normal kedua kakinya kelak akan sejajar kembali.

Tapi bila jarak kedua lutut anak lebih 6 cm orangtua perlu segera membawa anak ke dokter. Hal ini merupakan isyarat adanya kelainan. Juga bila hanya satu kaki saja yang melengkung. Mungkin hal ini merupakan kelainan turunan dari orangtua atau ada penyebab lain.

Bentuk kaki yang berputar keluar (pesvalgus)

Pesvalgus, adalah suatu kelainan dimana keadaan kaki bagian dalam agak jatuh atau melesak ke bawah sehinga terlihat seperti berputar keluar menjauhi garis tengah tubuh.

Kadang-kadang telihat anak berjalan dengan kakinya berputar keluar sekalipun kedudukan lututnya lurus. Keadaan ini mungkin ada hubungannya dengan kebiasaan duduk atau tidur anak.

Misalnya, pada waktu tidur baik tengkurap atau terlentang, posisi kakinya selalu berputar keluar. Untuk percegahan ada baiknya jika orangtua selalu mengawasi cara duduk dan tidur anak.

Selain itu usahakan agar anak banyak bergerak dan pakailah sepatu dengan tumit yang kuat. Sepatu dengan tumit yang kuat dapat membantu mencegah melesaknya pergelangan kaki ke bawah.

Jadi, bila seorang anak berjalan dengan kaki agak berputar keluar, Anda harus memperhatikan apakah kakinya dapat diluruskan atau tidak. Bila kedua kakinya dapat diluruskan ini berarti kelainan yang diderita anak dapat diperbaiki dengan berbagai latihan.

Dalam hal ini sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ahli orthopedi. Mungkin penyebabnya bukan terletak pada kaki tetapi pada kedudukan panggul, lutut dan tungkai bawah.

Telapak kaki rata

Telapak kaki rata atau sering disebut juga "tapak ceper" merupakan bentuk kelainan yang terjadi pada telapak kaki. Jika pada kaki normal terdapat lekukan pada bagian dalam telapak, sebaliknya pada "tapak ceper" tidak terdapat lekukan.

Tapak ceper ini umumnya terjadi pada anak yang mempunyai kaki bentuk X telapak kaki yang berputar ke dalam, serta anak yang tidak mengenakan sepatu secara baik.

Di samping itu, kurangnya pergerakan otot sehingga membuat otot jadi lemas, juga dapat mengakibatkan tapak ceper.

Telapak kaki rata pada anak kecil harus Anda bedakan dengan yang terjadi pada bayi. Pada bayi telapak kakinya selalu rata. Hal ini disebabkan karena banyaknya lemak di sepanjang telapak kakinya.

Lekukan pada telapak kaki tersebut sebenarnya ada, hanya saja tak terlihat karena tertutup oleh bantalan lemak. Baru setelah anak bisa berdiri atau berjalan sedikit demi sedikit bantalan lemak ini akan berubah.

Kelainan akibat pemakaian sepatu yang salah

Pemakaian sepatu yang kurang sesuai kadang-kadang juga bisa menimbulkan kelainan pada bentuk kaki. Anak-anak yang baru bisa berjalan biasanya membutuhkan sepatu untuk melindungi kakinya dari benda tajam yang dapat melukainya, atau untuk melindungi dari hawa dingin dan air.

Dalam pemakaian sepatu yang pertama ini sebaiknya orangtua memperhatikan dengan teliti sepatu yang hendak dibeli. Oleh karena banyak sepatu anak yang dijual di pasaran tidak memenuhi persyaratan.

Misalnya, tidak ada perbedaan bentuk sepatu sebelah kiri dan sebelah kanan, tumit sepatu yang kurang sesuai, dan lain sebagainya.

. Pemakaian sepatu yang terlalu sempit dapat mengakibatkan jari kaki menjadi tertekuk, kaki anak menjadi terkekang, dan pertumbuhan kaki akan terganggu.Jadi pemakaian sepatu dapat mempengaruhi bentuk kaki.