PERHATIKAN PERTUMBUHAN GIGI ANAK
oleh : Redaksi [ 2008-01-14 00:10:08 ]
dijaga dan diperhatikan. Karena pada
masa-masa itulah pertumbuhan gigi sangat rawan untuk diperhatikan. Sebab, pada
masa itu merupakan masa transisi atau masa pertumbuhan gigi susu menjadi gigi
permanen.
Fase gigi susu
Pertumbuhan gigi susu dimulai pada saat bayi Pertumbuhan gigi bagi anak-anak yang berusia dibawah 17 tahun sangatlah penting untuk berumur 6 bulan walau kadang ada bayi berumur 4 bulan sudah mulai tumbuh gigi depan bawah.Pertumbuhan ini berlangsung hingga anak mencapai usia 2,5 tahun (30 bulan).Gigi susu berjumlah 20 buah, 10 gigi berada di rahang bawah dan 10 gigi berada di rahang atas.Biasanya pada saat akan tumbuh giginya seorang bayi merasakan gatal di gusi dan suka menggigit-gigit mainan.
Fase gigi permanen atau tahapan gigi susu
menjadi gigi permanen.
Awal pergantian gigi susu menjadi gigi permanen pada usia enam tahun hingga dua
belas tahun adalah masa-masa yang rawan. Pada masa itulah peranan gigi susu akan
digantikan dengan peranan gigi permanen. Sedangkan pada usia diatas dua belas
tahun, peranan gigi susu sudah digantikan dengan gigi permanen.
"Disinilah peranan orang tua sangat penting, pada masa pergantian gigi susu
menjadi permanen namun belum dicabut, akan membuat gigi bertumpuk.
sebelum gigi permanen tumbuh, sudah ada timbul gejala-gejala gigi goyang. Hal
itu karena gigi permanen yang mau keluar menggoyangkan gigi susu.
Meskipun gigi susu masih sehat atau tidak berlubang tetap harus dicabut.
Sehingga gigi permanen bisa tumbuh dengan baik. Peranan orang tua adalah
memperhatikan gigi yang goyang tersebut. Karena bila dibiarkan saja, gigi susu
tersebut akan kembali merekat pada gusi. Sedangkan gigi permanen akan tumbuh
diantaranya. Sehingga membuat gigi tumbuh menjadi berjenjang atau bertumpuk.
"Pada masa pergantian gigi susu ke gigi permanen ada yang menimbulkan rasa sakit
dan ada yang tidak merasa sakit. Bila gigi susu yang sudah goyang dibiarkan saja
akan kuat.
kasus seperti ini yang paling banyak terjadi. Padahal gigi susu yang goyang
dibawahnya sudah tumbuh gigi permanen.
Karena karakter anak berbeda-beda, ada yang bisa menahan sakit dan ada yang
tidak bisa menahan sakit. Bagi anak yang tidak bisa menahan rasa sakit akibat
gigi permanen akan tumbuh, bisa terlihat dan segera diatasi alias dicabut.
Sedangkan anak yang bisa menahan rasa sakit sebentar akan membiarkan saja,
padahal gigi susu tersebut harus sudah dicabut dan membiarkan gigi permanen
tumbuh. Bila dibiarkan saja akan tumbuh berjenjang.
Sedangkan persoalan kedua, dan ini merupakan kasus yang sering terjadi. Dimana
orang tua meminta dokter gigi untuk mencabut gigi graham susu anak. Padahal gigi
graham permanen masih belum terlihat gejala-gejala akan tumbuh, meskipun gigi
graham susu pada anak sudah berlubang atau rusak, belum boleh dicabut sampai
terlihat tanda-tanda akan tumbuh gigi graham permanen.
Bila itu tetap dicabut, sebelum gigi graham permanen tumbuh maka akan
menimbulkan pertumbuhan gigi jadi tidak teratur. Hal itu disebabkan, karena gigi
graham susu merupakan guide untuk pertumbuhan gigi-gigi permanen. Dikarenakan
gigi graham susu sudah dicabut, sehingga tidak ada guide yang menuntun
pertumbuhan gigi permanen tersebut.
"Gejala-gejala yang perlu diperhatikan gigi graham permanen akan tumbuh dengan
munculnya rasa sakit pada gusi, gusi akan menjadi bengkak dan merah. Fungsi gigi
graham susu sebagai guide untuk pertumbuhan gigi.
Pada pertumbuhan gigi permanen, gigi graham susu inilah yang mengatur posisi
pertumbuhan gigi permanen.
Jika gigi graham susu dicabut sebelum gigi graham permanen tumbuh, akan
mengakibatkan pertumbuhan gigi permanen berputar, miring, condong, gigi jadi
bertumpuk. Hal ini dikarenakan tidak adanya pemandu di rongga mulut. Sehingga
gigi permanen tumbuh dengan tidak teratur posisinya.
Orange Color
Blue Color
Red Color
Green Color