Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

AKIBAT KEKURANGAN VITAMIN A
oleh : Redaksi [ 2007-12-28 22:48:48 ]

Mata adalah jendela kehidupan, itu satu hal yang rasanya perlu kita camkan dalam hati. Karena itu memelihara kesehatan mata adalah prioritas utama bagi kita semua,

menjaga kesehatan mata sebaiknya diawali sejak dini, sejak anak masih berusia balita atau bahkan sejak berada dalam kandungan. Sayangnya tidak banyak yang paham tentang hal ini, sehingga berbagai kasus penyakit mata yang muncul sudah berada pada kondisi yang buruk hingga sulit untuk diobati, terutama penyakit mata yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Banyak juga yang tidak tahu bahwa penyakit mata yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A itu relatif sulit untuk disembuhkan dan bisa menyebabkan terjadinya resiko kebutaan.

 


. Vitamin A dapat kita konsumsi dari:

1.bahan makanan yang berwarna hijau, seperti sayur-sayuran warna hijau atau berwarna jingga sebagai contoh adalah bayam, daun singkong, pepaya yang warnanya jingga yang matang, hati kuning telur

2.Air Susu Ibu (ASI), itu bahan makanan yang kaya dengan vitamin A. Jika tidak bisa mengkonsumsi dari makanan. kita bisa mendapatkannya dari bahan makanan yang sudah diperkaya dengan vitamin A. Berbagai makanan sekarang di dalam labelnya disebutkan sudah diperkaya dengan vitamin A atau untuk balita saat ini tersedia kapsul vitamin A dengan dosis tinggi.

 tidak semua kebutuhan vitamin A itu diperoleh dari makanan yang mahal harganya, artinya gizi yang cukup bisa didapatkan dari sumber-sumber yang banyak tersedia disekitar kita. Kekurangan vitamin A seperti yang kita semua sudah pahami menyebabkan kerusakan mata,



 

Mata yang sehat itu ditandai dengan :

1.selaput bening mata yang menutupi bagian hitam dari mata yang dikenal dengan kornea itu benar-benar jernih transparan, tembus sinar dan

2. bagian putih mata itu terlihat putih warnanya.

3.Bagian hitam itu benar-benar hitam,

4. kelopak warna yang sehat itu dapat membuka dan menutup dengan baik dan bulu matanya teratur mengarah keluar pertumbuhannya.

 

Tanda-tanda mata yang kekurangan vitamin A :

1.      selaput matanya pada daerah hitam

2.      daerah putih itu menjadi kering dan bila tidak segera diobati, selaput mata yang kering ini akan mengakibatkan kebutaan. Kita tadi sudah mendengar bahwa mata adalah jendela hati, itu artinya indera mata sangat penting dari 5 indra kita untuk kita dapat menangkap stimulus2 atau rangsangan2 dari luar dan itu berkaitan juga dengan kecerdasan.

Salah satu penyakit mata yang disebabkan karena kekurangan vitamin A adalah Xeroftalmia atau keringnya selaput bening mata.

Gejala  Xeroftalmia / keringnya selaput bening mata :
Mata yang sehat itu bening, seperti mata pada balita, bila kita melihat balita kita pada waktu menjelang magrib atau sudah agak menjelang malam terantuk-antuk jalannya, itu dikenal dengan buta senja.

1.bagian putih mata itu mengalami kekeringan, kusam dan tidak bersinar.    Kalau pada bagian putih mata itu ada satu bercak seperti busa sabun, itu tandanya sudah makin parah.

2.selaput bening yang ada pada bagian hitam atau yang ada pada kornea sudah mulai kering dan kusam, itu berarti sudah terjadi kekeringan pada selaput korneanya dan lebih lanjut lagi

3 sebagian hitam mata itu akan melunak seperti bubur dan pada akhirnya bagian kornea itu seluruh bagian hitam melunak dan bola matanya mengecil atau mengempis.


 cara memberikan pengobatan dan pencegahan Xeroftalmia:


 Mendapatkan makanan dari luar karena zat gizi ini harus didapatkan melalui makanan. Pada anak balita, kita sudah mempunyai program untuk mencegah kering mata ini dengan memberikan kapsul vitamin A dengan dosis yang tinggi. Kapsul vitamin A ini dibagikan setiap bulan Februari dan Agustus setiap tahun, bisa didapatkan di Puskesmas dan Posyandu terdekat didaerah masing-masing. dengan pemberian kapsul yang relatif mudah ini akan menentukan bagaimana masa depan dari seorang anak. Bila Ibu terlambat memberikannya maka pencegahannya juga akan membawa akibat pada kebutaan nanti.

Defisiensi vitamin A :
 kekurangan vitamin A akan menyebabkan kebutaan. satu lagi fungsi dari vitamin A ini adalah meningkatkan daya tahan tubuh atau meningkatkan kekebalan anak.

 Anak yang kekurangan vitamin A akan mudah terserang infeksi, yang untuk anak sehat penyakit itu tidak menyebabkan kematian atau tidak menyebabkan kecacatan yang parah, sebagai contoh penyakit yang sering diderita anak-anak seperti campak, diare, itu akan menjadi lebih parah bila anak tersebut kurang vitamin A.
 Kelompok-kelompok yang beresiko kekurangan vitamin A:

 1.bayi berat lahir rendah yaitu bayi yang waktu lahir beratnya kurang dari 2500 gram. Bayi berat lahir rendah ini pada umumnya berasal dari Ibu yang kekurangan gizi.

2.Ibu yang kurang gizi akan melahirkan anak yang kurang gizi juga dan anak ini juga berpotensi menderita gangguan gizi lain disamping kekurangan vitamin A.

2.anak yang tidak mendapatkan ASI pada usia dininya. i ASI adalah makanan yang terbaik bagi bayi dan 99% sebetulnya Ibu bisa menyusui, hanya masalah psikologis saja yang bisa mempengaruhi tidak keluarnya ASI. Jadi tidak beralasan apabila ada Ibu yang mengatakan tidak bisa memberi ASI karena air susunya tidak keluar padahal semakin sering dihisap akan semakin banyak pula produksinya. Air Susu Ibu adalah sumber vitamin A yang paling baik untuk bayi dan anak sampai 2 tahun. Anak yang tidak mendapatkan ASI sesudah berumur 6 bulan maka membutuhkan makanan pendamping ASI yang bermutu artinya cukup sumber energinya, cukup proteinnya, cukup lemaknya, cukup vitamin dan mineralnya sesuai dengan yang ditetapkan oleh pakar.

Anak yang kurang gizi bisa kita lihat dari grafik pertumbuhannya yang ditujunka oleh garis merah dan hijau pada Kartu Menuju Sehat yang terdapat di Posyandu . anak sudah di ditimbang beratnya di Posyandu dan beratnya berada di bawah garis merah maka anak tersebut berpotensi beresiko untuk menderita kekurangan vitamin A

anak yang sering menderita infeksi, campak, diare, TBC, infeksi saluran pernapasan akut dan cacingan akan lebih beresiko kekurangan vitamin A.

anak-anak yang berasal dari lingkungan yang miskin dan keluarga miskin, seperti anak yang tinggal di daerah pengungsian, anak yang tinggal di daerah yang kekurangan sumber vitamin A,

 kekurangan sayur-sayuran hijau, buah-buahan berwarna jingga, merupakan anak-anak yang lebih berpotensi mengalami kekurangan vitamin A.

 Anak-anak yang tidak mendapat imunisasi, tidak mendapat kapsul vitamin A Ibu yang kurang menyediakan sumber vitamin A pada makanan keluarganya