Cari
English Version

DETAIL ARTIKEL
 

MANFAAT SELEDRI UNTUK ANTI ALERGI (RHINITIS ALERGIKA)
oleh : Redaksi [ 2007-12-08 05:00:04 ]

Seledri, sering digunakan sebagai pelengkap bahan makanan. Umumnya tersaji dalam bentuk lalapan segar ataupun campuran dalam pembuatan makanan seperti sup dan sayur kuah. Seledri yang dikenal dengan nama latin Avium graveolens memiliki efek anti alergik.
Hal ini dibuktikan oleh kerjasama peneliti dari Universitas Airlangga dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang dipublikasikan dalam seminar Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) di Holiday Inn, Bandung tanggal 27-28 Juli 2007 . Melalui metode analisis anafilaksis bentolan subkutan pasca paparan alergen dan intervensi ekstrak seledri, mereka menemukan bahwa tanaman ini memiliki efek anti alergik. Walaupun peningkatan dosis yang dicobakan tidak berpengaruh terhadap peningkatan efek.
Jadi seledri jika dikonsumsi sebelum paparan bahan yang menyebabkan alergi dipandang akan mengurangi alergi yang terjadi namun perlu diingat bahwa tiap orang memiliki kepekaan yang berbeda. Di sisi lain, seledri ekstrak tidak beracun ketika dikonsumsi berlebih karena banyak konsumsi dan dosis tidak berhubungan pada peningkatan efek dosis.


Cara mengkonsumsi seledri

Seledri kita cuci tapi jangan terlalu lama sebaiknya kurang dari 15 detik.

  1. Lalu kita potong dengan pisau atau hancurkan dengan blender.
  2. Bila ingin dimasak pakailah api sedang dan masukkan seledri mendekati di akhir memasak. Bila seledri dimasak terlalu lama atau panas maka zat gizi bisa rusak.
  3. Bila dijus, lebih baik dihancurkan berjeda jangan dihancurkan sekaligus. Putaran terlalu lama dan terus menerus bisa merusak tekstur dan serat.
  4. Bila ingin diekstraksi, hancurkan dengan blender lalu ambil sarinya dengan pemerasan.

Seledri baik dikonsumsi bagi penderita rhinitis alergika, rhinitis atopi dan penderita alergi lainnya. Ingat, langkah terbaik adalah dengan menghindari penyebab sedangkan diet atau pengaturan pola makan hanya sebagai tindakan preventif.